Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2016

BAB V: SENSASI DAN PERSEPSI _Psikologi Laura A King


1. BAGAIMANA KITA MENGINDRA DAN MEMERSEPSIKAN DUNIA.
·         Mendeteksi, memeproses, dan mengiterpretasi pengalaman

Sensasi (sensation) adalah proses menerima energy rangsangan dari lingkungan luar. Rangsangan terdiri atas energy fisik seperti cahaya, suara, dan panas.Rangsangan di deteksi oleh sel reseptor khusus pada organ indra-mata, telinga, kulit, hidung, dan lidah.Ketika sel-sel reseptor mencatat adanya rangsangan, energy tersebut dikonversi menjadi implus kimia listrik.proses perubahan energy fisik menjadi energy kimia listrik yang di sebut transduksi.
Otak memberi makna terhadap sensasi melalui persepsi. Persepsi (perception) adalah proses mengatur dan mengartikan informasi sensoris untuk memberikan makna. Sel-sel reseptor pada mata kita mencatat benda berwarna perak di angkasa, tetapi sel-sel ini  “ melihat” sebuah pesawat; sel reseptor di telinga bergetar dengan cara tertentu, tetapi sel-sel tidak  “mendengar” sebuah simponi.
·         Proses dari bawah ke atas
Pemrosesan yang di awali oleh reseptor sensoris mencatat informasi dari lingkungan dan mengirimkannya ke otak untuk analisis dan interpretasi.

·         Proses dari atas ke bawah
Pemrosesan informasi persepsi yang di mulai dengan proses kognitif pada tingkat otak yang lebih tinggi

·         Reseptor sensoris dan otak
Selurah sensasi di mulai dari reseptor sensoris. Reseptor ensoris adalah sel-sel yang terspesialisasi  untuk mendeteksi informasi rangsangan dan memancarkannya ke saraf sensoris (aferen) dan otak. Reseptor sensoris adalah gerbang untuk otak dan sistem saraf berhubungan dengan dunia luar. Menuju tipe-tipe reseptor sensoris untuk kelima indra manusia.Reseptor sensoris bersifat selektif dan memiliki jalur saraf yang berbeda. Tiga kelas utama organ indra dan sel reseptor adalah photoreception, mechanoreception, dan chemoreception
1. Resepsi cahaya (photoreception): mendeteksi cahaya, dipersepsikansebagai penglihatan.
2. Resepsi mekanik (mechanoreception): mendeteksi tekanan, getaran, dan pergerakan, dipersepsikan sebagai peraba, pendengaran dan keseimbangan.
3. Komereseptor (chemoreception) mendeteksi rangsangan kimiawi, dipersepsikan sebagai pengecap dan penciuman.
·         Ambang batas
Psikofisika bidang studi yang mempelajari kaitan antara properti fisik rangsangan dan pengalaman orang mengenai hal tersebut mendefinisikan ambang batas mutlak sebagai jumlah energy minimum yang dapat di deteksi manusia. Tidak ada bukti bahwa persepsi subliminal kemampuan mendeteksi informasi di bawah level kesadaran memiliki pengaruh yang substansial terhadap perilaku dan pemikiran kita.ambang batas perbedaan adalah perbedaan terkecil pada rangsangan yang di perlukan untuk membedakan rangsangan yang satu dengan yang lain dengan ketepatan 50 persen dalam sekali waktu. Hokum weber menyatakan bahwa rangsangan harus berbeda dalam persentase minimun yang konstan agar dapat di persepsikan sebagai berbeda.
·         Teori pendektesian sinyal
Teori pendeteksian sinyal menitikberatkan pada pengambilan keputusan menganai rangsangan dan kecenderungan memersepsi berdasarkan pengharapan dan sistem kepercayaan kita. Antensi selektif adalah memfokuskan diri terhadap aspek tertentu pengalaman dan mengabaikan yang lain. Ataensi dapat melibatkan proses dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah. Sep persepsi adalah kumpulan pengalaman dan harapan yang memengaruhi persepsi.
·         Memersepsikan rangsangan sensoris
Apa yang kita persepsikan tergantung dari sebagian pada rangsangan mana yang terlibat dalam atensi kita, dan pada kecenderungan kita mempersepsi berbagai hal menurut keyakinan dan pengharapan kita. Atensi selektif melibatkan pemusatan pada aspek spesifik sebuah pengalaman dan mengabaikan aspek yang lain. Atensi dapat melibatkan proses bawah ke atas dan atas ke bawah. Set persepsi merupakan kumpulan pengalaman dan pengharapan yag memengaruhi persepsi.
·         Adaptasi sensoris
Adaptasi sensoris adalaha perubahan keresponsifan sistem sensoris berdasarkan tingkat rata-rata rangsangan lingkungan.Pada contoh adaptasi pada kegelapan ketika anda mematikan lampu, seluruhnya terlihat gelap.Sebaliknya, ketika anda keluar ruangan dengan sinar matahari yang sangat cerah setelah menghabiskan waktu di dalam kamar yang gelap, mata andaa dibanjiri cahaya dan semua terlihat terlalu terang.Fungsi mata yang terpenting adalah mendapatkan gambar dunia.struktur tambahan pada sistem visual kita beradaptasi.



2. SISTEM VISUAL
·         Rangsangan Visual Dan Mata
Kemampuan kita mendeteksi rangsangan visual tergantung pada kesensitifan mata terhadap perbedaan pada cahaya. Bagian ini akan mencakup beberapa fakta dasar mengenai energy cahaya dan struktur kompleks dari mata. Cahaya (light) adalah bentuk energy elektromagnetik yang dapat di gambarkan dengan istilah panjang gelombang. Tiga karakteristik cahaya adalah hue, amplitudo, dan kemurnian.Mata merespon cahaya dalam rentangan yang sempit (400-700nm).Cahaya melewati kornea dan lensa menuju rentina. Permukaan sensitive cahaya di belakang mata yang memiliki reseptor cahaya yang di sebut batang (yang berfungsi pada pencahayaan rendah) dan kerucut (yang bereaksi terhadap warna) fovea pada retina hanya mengandung kerucut dan menajamkan detil pada gambar. Sel ganglion menginterpretasi informasi visual yang datang dan mengirimkannya ke otak.

·         Pemrosesan visual di otak
Saraf optic memancarkan implus saraf ke otak. Di otak, implus ini berpisah di chiasma optic, sehingga apa yang kita lihat pada medan penglihatan kiri di proses di otak sebelah kanan dan sebaliknya. Pada lobus oksipital dari korteks sereprum, informasi ini diintegrasikan.Pemrosesan informasi visual melibatkan deteksi fitur, pemrosesan paralel, dan penyatuan.
·         Penglihatan warna
Teori persepsi wara trikromatik mengatakan bahwa ada tiga macam reseptor warna di rentina yang memungkinkan kita memersepsikan tiga warna (hijau, merah, dan biru).Teori pemrosesan berlawanan menyatakan bahwa sel-sel padaa sistem visual merespons pada merah-hijau dan biru-kuning.Kedua teori kemungkinan besar benar mata dan otak menggunakan kedua metode ini untuk mengode warna.
·         Memersepsikan bentuk, kedalaman, gerakan, dan konstanta
Persepsi bentuk adalah kemampuan membedakan objek dari latar belakang.Hubungan bentuk latar adalah prinsip psikologi gestaltyang menekankan bahwa manusia biasanya mengatur persepsi mereka berdasarkan pola-pola.Persepsi kedalaman adalah kemampuan memersepsi objek secara tiga dimensi.Persepsi kedalaman tergantung pada isyarat binocular dan isyarat monocular.Persepsi gerak oleh manusia tergantung pada neuron yang terspesialisasi, umpan balik dari tubuh, dan isyarat lingkungan.Para psikologi tertarik pada gerakan asli dan berakan tampak. Persepsi konstanta adalah pengenalan bahwa objek bersifat stabil meskipun ada perubahan cara kita melihatnya. Tiga tipe konstanta persepsi adalah konstanta ukuran, konstanta bentuk, dan konstanta kecerahan.

Ilusi
Ilusi visual adalah hasil diskrepansi antara kenyataan dan representrasi persepsinya.Contohnya adalah ilusi Muller-Lyer, ilusi bulan, ilusi vertikal-horizontal, ilusi ponzo, dan ilusi garpu tala iblis.

3. SISTEM OUDITORI
·         Sifat bunyi dan bagaimana kita mengalaminya
Bunyi, atau gelombang bunyi adalah getaran di udara yang diproses oleh sistem auditor.Gelombang suara berbeda gelombangnya.Panjang gelombang menentukan frekuensi. Tinggi nada adalah interpretasi persepsi terhadap frekuensi . Amplitude,  diukur dengan desibel, dipersepsikan sebagai kekerasan. Bunyi kompleks melibatkan campuran beberaapa frekuensi.Timbre adalah saturasi nada, tau persepsi kualitas dari bunyi.

·         Struktur dari fungsi telinga
Telinga luar terdiri atas daun telinga dan saluran auditor luar yang bertindak sebagaai corong suara untuk telinga tengah.Pada telinga tengah, terdapat gendag telinga, tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi yang bergetar sebagai erspons terhadap bunyi dan meneruskan getarannya ke telinga dalam. Bagian penting dari telinga dalam yang berisi cairan adalah jenderal oval,rumah siput, dan membran baislaris. Penggerakan sel rambut antara membrane basilaris dan membran tectorial menghasilkan implus saraf.
·         Teori pendengaran
Teori letak menyatakan bahwa setiap frekuensi menghasilkan getaran pada titik tertentu di membrane basilaris.Teori letak cukup dapat menjelaskan suara frekuensi tinggi, tetapi tidak frekuensi rendah.Teori frekuensi menyatakan bahwa persepsi frekuensi suara tergantung dari seberapa sering saraf aktif.Modifikasi teori frekuensi, prinsip rentetan, menyatakan bahwa sekumpulan neuron daapat mengeluarkan implus.secaraa bergantian dengan cepat menghasilkan rentetan implus.
·         Pemrosesan auditor di otak
Informasi mengenai suara bergerak dari sel rambut menuju saraf auditor, yang membawa informasi menuju bagian auditor otak.Tujuan dari kebanyakan sarat ini adalah lobus temporal di konteks serebrum.
·         Melokalisasi suara
Melokalisasi suara membaautuhkan waaktu dan intensitassuara yang sampai di setiap telinga.

4. INDRA-INDRA YANG LAIN
·         Indra kulit
Sentuhan adalah deteksi terhadap energi mekanis, atau tekanan tehadap kulit.Informasi sentuhan bergerak, batang otak dan thalamus dan menuju daerah somatosensorisdi lobus parrietalis.Para psikolog mempelajari peran sentuhan pada bagian pekerjaan dan perkembangan bayi.Thermoreseptor di bawah kulit merespons terhadap peningkatan atau penurunan suhu.Rasa sakit adalah sensasi yang memberikan peringatan adanya kerusakan pada tubuh.Ada dua jalur saraf satu cepat dan lainnya lambat yang menyalurkan informasi mengenai rasa sakit.Salah saatu teori rsa sakit adalah teori pengontrolan gerbang.Ada banyak teknik fisik dan psikologis yang di gunakan untuk mengontrol rasa sakit.
·         Indra kimia
Indra mengecap dan pembau memungkinkan kita mendeteksi dan memproses zat kimia dari lingkungan.Papila adalah tonjolan di lidah yang mengandung kuncup pengecap, reseptor rasa. Kualitas rasa yang kita respon memiliki kategori asam, manis, asin, dan pahit. Meskipun kemampuan kita mengecap yang melampaui ke empat kategori ini.Epitel olfaktori mengandung lembaran sel reseptor aroma pada langit-langit hidung.
·         Indra kinestetik dan keseimbangan
Indra kinestetik memberi informasi mengenai penggerakan, postur dan orientasi indra keseimbangan. Memberikan informasi mengenai pergerakan dan keseimbangan.Reseptor pada kinestetik melekat pada serat otot dan sendi.Rongga semisirkular pada telinga daalam mengndung reseptor sensori yang mendeteksi gerakan kepala.

5. SESASI, PERSEPSI, KESEHATAN, DAN KEBAHAGIAAN
Menjaga indrs kita dan menikmati imbalannya indra kita menghubungkan kita dengan dunia. Merawat organ-organ berharga ini berarti mengedopsi praktik hidup sehat, seperti makanan rendah lemak dan kaya vitamin dan juga beta karoetn.merawat mata berarti menggunakan lensa pelindung ketika anda berada pada matahari terik.Melindungi pendengaran anda berarti menghindari suara bising yang berbahaya.Suara dengan tinggkat 80 disebel ke-atas jika didengar dalam jangka waktu yang lama dapat merusak pendengaran. Pengalaman di alam bebastelah terbukti menguraangi stress dan meningkatkan kebahagiaan.


BAB III: DASAR-DASAR BIOLOGI PERILAKU _Psikologi Laura A King


1. SISTEM SARAF
            Sistem saraf (nervous system) merupakan sirkuit komunikasi elektronikimia tubuh.Bidang yang mempelajari sistem saraf disebut neurosain.Dan orang-orang mempelajarinya di sebut ilmuwan neurosain (neuroscientist).
·         Karakteristik
            Empat karakteristik penting otak dan sistem saraf adalah kompleksitas, integrasi, adaptabilitas, dan transmisi elektrokimia.Kemampuan khusus otak untuk beradaptasi dan berubah disebut plastisitas.

2. NEURON
            Neurob adalah sel yang khusus dalam mengolah informasi.Ia membangun jaringan komunikasi sistem saraf.sel glial memberikan fungsi dukungan dan manfaat gizi dalam sistem saraf. Tiga bagian utama neuron adalah tubuh sel, dendrit, (bagian penerima) dan akson (bagian pengirim).Selubung mielin membungkus dan menyekat sebagian besar akson dan mempercepat pemancaraan implus saraf.
·         Inplus saraf
Neuron mengirim informasi pada sepanjang aksonnya dalam bentuk implus atau gelombang listrik singkat. Potensial rehat merupakan muatan negative yang stabil dari neuron yang tidak aktif. Ketika sinyal listrik melebihi batas kibat tertentu, ion-ion natrium  bermuatan positif yang memasuki akson disebut potensial aksi. Neuron kembali ke potensial rehat sehingga ion-ion kalium bermuatan positif keluar, mengembalikan neuron pada muatan negative. Potensial aksi mematuhi prinsip semua atau tidak; kekuatannya tidak berubah selama transmisi.
·         Sinap dan neurotransmiter.
Untuk bergerak dari satu neuron ke neuron lainnya, informasi harus diubah dari implus listrik ke kurir kimia yang disebut neurotransmitter.Pada sinaps tempat terbentuknya neuron, neurotransmiter dikeluarkan ke celah sempit yang memisahkan mereka.Beberapa molekul neurotransmitermelekat pada tempat resepor di neuron penerima, dimana mereka merangsang implus listrik lainnya.Neurotranmiter dapat menjadi pembangkit atau penghambat, tergantung sifat implussaraf.

·         Jejaring saraf
Jejaring saraf adalah sekelompok neuron yang saling berhubungan untuk mengolah informasi.

3. STRUKTUR OTAK DAN BERBAGAI FUNGSINYA
·         Berbagai penelitian mempelajari otak dan sistem saraf
Banyak dari pengetahuan awal kita mengenai otak manusia datang dari penelitian klinis individual.Mereka meneliti mengenai otak manusia yang menderita kerusakan otak dari cedera atau penyakit atau yang mengalami bedah otakuntuk menyembuhkan kondisi lainnya.Lesi otak (Brain Lesioning) merupakan gangguan abnormal dalam jaringan otak yang di akibatkan oleh cedera atau penyakit.
·         Tingkat-tingkat organisasi di dalam otak
Tiga tingkat utama otak adalah otak belakang, otak tengah, dan otak depan.
1. Otak Belakang
Otak belakang adalah bagian terbawah otak.Tiga bagian utama otak belakang adalah medulla (terlibat dalam mengendali pernapasan dan postur tubuh), serebelum (terlibat dalam koordinasi motoric) dan pons (terlibat dalam tidur dan tergugah).
2. Otak Tengah
Dari otak tengah, banyak sistem serat saraf naik dan turun untuk menghubungkan pada tingkat otak yang lebih tinggi atau lebih rendah.Otak tengah meliputi formasi retikularis yang terlibat dalam pola-pola perilaku tertentu (seperti berjalan dan tidur), dan sekelompok kecil neuron yang berkomunikasi dengan banyak wilayah di dalam otak.Batang otak terdiri atas banyak otak belakang (kecuali serebelum) dan otak tengah.
3. Otak Depan
Otak depan merupakan tingkat tertinggi otak. Struktur utama otak depan adalah sistem limbic, talamus, ganglia basalis, hipotalamus, dan korteks serebrum. Sistem limbic terlibat dalam ingatan dan emosi melalui dua strukturnya, amigdala (yang memainkan peranan dalam keberlangsungan hidup dan emosi) dan hipokampus (yang berfungsi dalam penyimpanan ingatan). Talamus merupakan struktur otak depan yang berfungsi sebagai stasiun pemancar kembali yang penting untuk pengolahan informasi. Ganglia basalis merupakan struktur otak depan yang membantu mengendalikan dan mengoordinasikan gerakan-gerakan volunteer .hipotalamus merupakan struktur otak depan yang memantau makan, minum, dan seks, mengarahkan sistem endokrin melalui kelenjar pituitary; dan terlibat dalamemosi, stres, dan imbalan.

4. ENDOKRIN
·         Berbagai Struktur Dan Fungsi Sistem Endokrin
Sitem endokrin (endocrine system) adalah sekumpulan kelenjar yang mengatur aktivitas organ  terentu dengan melepaskan produk kimia mereka kedalam aliran darah. Dahulu, sistem endokrin dianggap terpisah dari sistem saraf.Namun demikian, saat ini para ilmuan neurosain mengetahui bahwa kedua sistem tersebut sering kali sering berhubungan.
Hormon (hormone)adalah kurir kimia yang diproduksi oleh kelenjar endokrin. Hormone beredar lebih lamban dari pada implus saraf.Aliran darah mengangkut hormone keseluruh bagian tubuh dan membrane setiap selmemiliki reseptor untuk satu atau lebih hormon.
Kelenjar pituitari (pituitary gland), kelenjar sebesar kacang potong yang terletek di dasar tengkorak kepala, mengendalikan pertumbuhan dan mengatur kelenjar lainnya bagian depan kelenjar di kenal induk (master gland) karena hamper semua hormonnya mengarahkan aktivitas kelenjar sasaran di lain tempat dalam tubuh. Sebaliknya kelenjar pituitari depan di kendalikan oleh hipotalamus.
Kelenjar adrenal (adrenal gland) berpengaruh dalam mengatur suasana hati, tingkat energy, daan kemampuan mengatasi stress.

5. DASAR-DASAR BIOLOGI PSIKOLOGI, KESEHATAN, DAN KESEJAHTERAAN.
·         Stres dan stressor
Sters dan stressor individu terhadap perubahan dalam lingkungan dan peristiwa yang mengancam kemampuan coping mereka.Sstresor adalah mereka yang mengubah dirinya sendiri. Respon stress tubuh sebagaian besar merupakan fungsi akibat sistem saraf simpatetis yang menyiapkan kita untuk bertindak ketika dihadapkan pada ancaman. Stress akut adalah respon adaptis, tetapi stress kronis dapat memiliki konsekuensi negative untuk kesehatan kita. Meskipun stress mungkin tak terhindarakan, reaksi kita terhadap peristiwa stress sebagian besar merupakan fungsi bagaimana kita memikirkannya.
·         Mengelola stress melalui self-talk

Adalah mengubah cara kita berpikir mengenai perubahan hidup yang penting.Menafsirkan suatu peristiwa sebagai tantangan daripada sebuah ancaman memungkinkan kita menghindari dapak negative stress. Kita dapat mencegah dan mengelola stress dengan memodifikasi pikiran, berencana, dan memecahkan masalah. Self-talk positif dapat menumbuhkan keyakinan yang membebaskan kita untuk menggunakan bakat kita secara maksimal.

BAB II: METODE ILMIAH PSIKOLOGI _Psikologi Laura A King


1. METODE ILMIAH PSIKOLOGI
            Ilmu pengetahuan tidak di definisiskan dengan apa yang ditelitinya, tetapi bagaimana menelitiya. Fotosintesif, kupu-kupu, dan hubungan di antara orang-orang semuanya yang dapat dikaji dengan cara yang ilmiah.

·         Pendekatan Ilmiah
            Sikap seorang ilmuan dibedakan dengan empat karakteristik: rasa keingintahuan, sangsi, objektif (dengan menggunakan metode empiris), dan berpikir secara kritis. Ilmu pengetahuan melibatkan berpikir sevara kritis.Kita telah melihat bahwa berfikir secara kritis terdiri atas berfikir secara reflektif, berfikir secara produktif, dan mengevaluasi bukti. Para pemikir yang kritis mempertanyakan dan menguji apa yang di katakan orang-orang mengenai fakta.
·         Kolaborasi
            Ilmu pengetahuan berada di antara komunitas para pemikir.Para psikologi berbagai temuan mereka dengan melakukan berbagai presentasi pada konferensi-konferensi dan menerbitkan karya mereka dalam jurnal yang ditinjau mitra mereka (peer review).Melalui tinjauan mitra, berbagai temuan di evaluasi secara kritis oleh orang lain, memastikan bahwa penelitian yang diterbitkan dalam jurnal akademik mewakili pengetahuan berkualitas tertinggi.
Lima Langkah Dalam Metode Ilmiah
1.      Mengamati sejumlah gejala
2.      Merumuskan hipotesis dan dugaan
3.      Menguji hipotesis melalui penelitian empiris
4.      Menarik kesimpulan
5.      Mengevaluasi kesimpulan .

2. LATAR PENELITIAN DAN JENIS PENELITIAN
·         Latar penelitian
Dua latar penelitian yang lazim adalah latar laboratorium dan alami. Penelitian laboratorium merupakan latar terkontrol dimana factor-faktor  yang kompleks dari dunia nyata dapat sangat terkontrol atau di hilangkan. Latar alami merupakan tempat-tempat perilaku muncul secara alami dan tanpa control buatan dari factor-faktor dari luar.
·         Penelitian Deskriptif
            Beberapa teori psikologi yang penting berkembang dari penelitian deskriptif yang berfungsi dengan tujuan mengamati dan merekam perilaku.Sebagai contoh, seorang psikolog mungkin mengamati tingkat dimana orang-orang altruistic terhadap sesamanya.Dengan sendirinya, peneliti deskriptif tidak dapat membuktikan informasi penting mengenai perilaku dan sikap manusia.Metode penelitian deskriptif, meliputi pengamatan, survie dan wawancara, tes-tes yang terstandardisasi, dan juga studi kasus.
·         Penelitian Koresional
Beberapa penelitian psikologi bergantung pada pengamatan yang sistematis terhadap variabel dalam suatu sampel individu.Penelitian koresional suatu strategi penelitian yang mengidentifikasi hubungan antara dua atau lebih dari variabel untuk menggambarkan bagaimana variabel-variabel tersebut berubah bersamaan.

·         Penelitian Eksperimental
Serangkaian eksperimen laboratorium telah menunjukkan hasil ini. Laura king dan rekan-rekan sejawatnya telah menunjukkan bahwa dengan membuat orang-orang memiliki suasana hati yang bagus dengan membuat mereka membayangkan di akui sebagai pahlawan karena membantu anak hilang menemukan orangtuanya kembali menyebabkan mereka menilai hidupnya lebih bermakna dari pada mereka yang di minta untuk membayangkan pengalaman yang netral.

3. MENGANALISIS DAN MENGINTEPRESTASIKAN DATA
·         Statistik Deskriptif
Digunakan untuk menggambarkan dan merangkum sekumpulan data dengan cara yang bermakna. Dua jenis statistik deskriptif adalah pengukuran tendensi sentral dan pengukuran variabelitas.Pengukuran tendensi sentral adalah mean (atau rata-rata matematika), median (skor tengah), dan modus (skor yang paling umum).Pengukuran variabelitas termasuk tentang (perbedaan antara skor tertinggi dan terendah) dan deviasi standar (akar pangkat rata-rata deviasi kuadrat dari nilai rata-rata).
·         Statistik Inferensial
            Digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai data.Statistic inferensial bertujuan untuk mengungkapkan signifikasi statistic yang berarti bahwa perbedaan yang teramati antara kelompok (atau korelasi antara variabel) tidak mungkin merupakan hasil dari kebetulan.

4. BERBAGAI TANTANGAN DALAM MELAKSANAKAN DAN MENGEVALUASI PENELITIAN PSIKOLOGI
·         Melakukan Penelitian Yang Etis
            Untuk melakukan penelitian dengan etis, tanggung jawab peneliti termasuk mendapatkan persetujuan, memastikan kerahasiaan, memberikan penjelasan, kepada subjek penelitian mengenai tujuan penelitian dan berbagai akibat dari keikutsertaan dalam penelitian, dan menghindari penggunaan pengelabuanyang tidak perlu. Pedomaan APA memperhatikn empat persoalan penrung:
1. persetujuan
2. kerahasiaan
3. penjelasan
4. pengelabuan

5. METODE ILMIAH, KESEHATAN, DAN KESEJAHTERAAN STATISTIC.

            ILmu meningkatkan kebahagiaan penelitian ilmiah mengenai kebahagiaan telah memperlihatkan bahwa beberapa strategi untuk meningkatkan kebahagiaan bisa berhasi lebih baik dari pada lainnya.Hedonic treadmill merujuk pada kenyataan bahwa banyak pengalaman yang mungkin meningkatkan kebahagiaan dengan sementara pada akhirnya kehilangan kebaruannya, menyebabkan tingkat kebahagiaan tanpa di kelabuhi oleh hedonic treadmill karena tujuan dapat meningkatkan kebahagiaan kita juga memungkinkan kita untuk mengarahkan hidup yang kaya secara emosional.

BAB I : APAKAH PSIKOLOGI? _Psikologi Laura A King


1. MENDEFINISIKAN PSIKOLOGI
            Psikologi (psychology) secara formal di definisikan sebagai kajian ilmiah mengenai perilaku dan proses-proses mental. Terdapat tiga istilah penting dalam definisi ini :ilmu pengetahuan, perilaku, dan proses-proses mental.Sebagai sebuah ilmu pengetahuan (science), psikologi menggunakan metode ilmu pengetahuan yang sistematis untuk mengamati perilaku manusia dan menarik kesimpulan.Tujuan ilmu pengetahuan psikologi adalah mengammbarkan, meramaikan, dan menjelaskan perilaku.
            Perilaku (behavior) adalah segala sesuatu yang kita lakukan yang dapat di amati secara langsung dua orang berciuman, bayi menangis, atau mahasiwa mengendarai sepeda motor. Proses mental (mental proses) adalah bebagai pikiran, perasaan, dan motivasi yang dialami oleh kita secara pribadi, namun tidak dapat diamati secara langsung.
·         Berpikir seperti seorang psikologi berarti berpikir seperti seorang ilmuan.

Psikolog, seperti ilmuan lainnya, bergantung pada berpikir kritis. Berpikir kritis (critical thinking) aalah psroses berpikir secara kritis berarti secara leflektif dan produktif dan mengevalusi bukti. Berpikir secara kritis berarti menanyakan pada diri kita sendiri bagaimana kita mengetahui sesuatu. Psikologi telah mengalami kemajuan sebagai sebuah bidang karena ia tidak menerima penjelasan sederhana dank arena psikologi tidak selalu sependapat satu sama lainnya mengenai mengapa pikiran dan perilaku berfungsi seprti itu. Para psikolog telah mencapai pemahaman yang lebih akurat tentang pikiran dn perilaku karena para psikolog berpikir dengan mendalam dan refleksi dan menguji bukti dari emua sisi.

·         Psikologi Positif

Terlalu sering mereka mengatakan, psikologi telah mengakrekteristikan manusia sebagai suatu yang pasif dan korban. Keinginan untuk mengkaji cakupan penuh pengalaman manusia yang mendorong gerakan psikologi positif (positive psychology movement) : dorongan untuk penekanan yang lebih kuat pada penelitian yang melibatkan pengalaman manusia yang berharga ( seperti harapan, optimistis, dan kebahagiaan ), ciri-ciri yang dikaitkan dengan kapasitas optimal untuk cinta dan bekerja, dan nilai-nilai kelompok dan sipil (seperti tanggung jawab, tata karma, dan toleransi).
Untuk mendapat pemahaman mengapa psikologi positif merupakan sudut pandangan yang bernilai, bayangkan anda di minta untuk menciptakan ilmu “watchology”.Psikologi telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam memahami gangguan-gangguan dan penangganan psikologis, dan pokok-pokok bahasa ini sangat penting untuk memahami ilmu psikologi. Psikologi tertarik dalam memahami kebenaran yang kaya akan kehidupan manusia dalam seluruh dimensinya, termasuk pengalaman manusia yang terbaik dan teruruk. Gerakan psikologi positif tentunya tidak tanpa kontroversi dan kritik (lazarus, 2013). Kontroversi merupakan bagian dari ilmu pengetahuan apa pun. Debat yang sehat merupakan ciri psikologi, dan suatu sudut pandang psikologis yang baru terkadang muncul ketika seorang ilmuan mempertanyakansudut pandang lainnya.

2. BERBAGAI AKAR DAN PENDEKATAN ILMIAH AWAL DARI PSIKOLOGI
            Beberapa sejarawan senang mengatakan bahwa psikologi modern lahir pada bulan desember 1879 di university of Leipzig. Ketika wundt dan dua mahasiswanya melakukan sebuah eksperimen untuk mengukur jarak waktu, antara saat setelah seseorang mendengar bunyi dan saat seseorang benar-benar menekan tombol telegraf untuk memberikan tanda bahwa ia telah mendengar. Eksperimen tersebut merupakan salah satu dari sekian upaya untuk mengukur perilaku manusia melalui pemgukuran fisiologis. Eksperimen wundt mengenai cara kerja otak: ia berupaya mengukur waktu yang di perlukan otak manusia dan sistem saraf untuk menerjemahkan informasi menjadi tindakan. Dasar eksperimen ini adalah ide bahwa proses-proses mental dapat di kaji secara kuantitatifyaitu mereka dapat diukur, eksperimen ini menjadi awal dari ilmu psikologi yang baru.
·         Strukturalisme
Strukturalisme adalah suatu aliran psikologi awal yang berupaya mengidentifikasikan berbagai struktur pikiran manusia. Penelitian yang terutama di lakukan oleh wundt dan mahasiswanya memusatkan pada upaya untuk menemukan unsur-unsur dasar, atau “structur” proses-proses mental. Misalnya mereka menggambarkan tiga dimensi berbeda dari perasaan: senang/tidak senang, tegang/santai dan kegairaha/depresi. Salah satu mahasiswa wundt,E.B.Titchener (1867-1927) menamakan pendekatan wundt sebagai strukturalisme. Model yang di gunakan dalam mengkaji struktur mental adalah introspeksi (secara harfiah,” melihat ke dalam”).


·         Fungsionalisme
Dari sudut pandang pragmatis, kemudian, pertanyaan yang muncul tidak banyak mengenai apakah pikiranku itu (yaitu strukturnya), tetapi lebih kepada apa kegunaanya (tujuan atau fungsinya), ketertarikan dalam hasil proses mental ini membawa james untuk menekankan pada sebab dan akibat, peramalan dan control, dan interaksi penting dari lingkungan dan perilaku. Pandangan james pada akhirnya disebut fungsionalisme. Berlawanan dengan strukturalisme yang menekankan pada unsur-unsur pikiran, fungsionalisme (functionalism) lebih memusatkan pada fungsi  dan tujuan dari pikiran dan perilaku dalam adaptasi individu dengan lingkungan.

3. BERBAGAI PENDEKATAN PSIKOLOGI YANG KONTOMPOREL
·         Pendekatan Biologi
Suatu sudut pandang psikologi yang menelusuri perilaku dan proses-proses mental yang memusatkan pada tubuh, terutama otak dan sistem saraf. Neurosains (neuroscience) merupakan kajian ilmiah struktur, fungsi, perkembangan, genetika, dan biokimia dari sistem saraf. Neurosains menekankan bahwa otak dan sistem saraf adalah inti untu memahami perilaku, pikiran, dan emosi. Para ilmuwan saraf meyakini bahwa pikiran dan emosi memiliki dasar fisik di dalam otak.

·         Pendekatan behavioristic
Pendekatan behavioristic (behavioral approach) menekankan kajian ilmiah mengenai berbagai respons perilaku yang dapat diamati dan penentu lingkungan. Dengan kata lain  Pendekatan perilaku memusatkan pada interaksi dengan lingkungan yang dapat di lihat dan diukur. Prinsip-prinsip pendekatan perilaku juga telah di terapkan secara luas untuk membantu orang-orang mengubah perilakunya kea rah yang lebih baik. Psikologi yang mengadopsi pendekatan ini disebut kaum behavioristic.

·         Pendekatan Psikodinamika
Pendekatan psikodinamika menekan pikiran ketidaksadaran, konflik antara naluri biologis dan tuntutan masyarakat, dan pengalaman keluarga dini. Meskipun Sigmund freud (1856-1939), pendiri pendekatan psikodinamika, memandang banyak perkembangan psikologis sebagai naluriah, ia berteori bahwa hubungan dini dengan orangtua merupakan daya utama yang membentuk kepribadian individu.Tidak seperti pendekatan behavioristic, pendekatan psikodinamika memusatkan hampir semuanya pada penerapan klinis daripada penerapan eksperimen.
·         Pendekatan Humanistik
Pendekatan humanistik (humanistic approach) menekankan pada kualitas-kualitas positif seseorang, kapasitas untuk pertumbuhan positif, dan kebebasan untuk memilih takdir apa pun. Para psikologi humanistic menekankan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk mengendalikan hidup mereka dan menghindari dimanipulasi oleh lingkungan (maslow, 1971;Rogers, 1961). Banyak apek pendekatan optimis ini muncul dalam penelitian mengenai motivasi, emosi, dan kepribadian, dan dalam banyak cara, pendekatan humanistic memberikan dasar bagi psikologi positif.

·         Pendekatan kognitif
Pendekatan kognitif suatu sudut pandang psiskologi yang memusatkan pada proses-proses mental yang terlibat dalam mengetahui; bagaimana kita mengarahkan perhatian, perspesi, ingatan, berpikir, dan memecahkan masalah kita.

·         Pendekatan evolusioner
Pendekatan evolusioner suatu sudat pandang psiskologi yang menggunakan gagasan evolusi, seperti adabtasi, reproduksi, dan yang mampu bertahan hidup adalah mereka yang mampu menyelaraskan dengan diri dengan lingkungan hidupnya(“survival of the fittest”) sebagai dasar untuk menjelasakan prilaku manusia yang spesifik.

·         Pendekatan sosial budaya
Pendekatan sosial budaya suatu sudut pandang psiskologi yang menelusuri cara-cara lingkungan sosial dan budaya memengaruhi prilaku.
                                               
4. BERBAGAI BIDANG SPESIALISASI DAN KARIER DI PSIKOLOGI
·         Psikologi fisilogis dan neurosains prilaku
·         Psikologi perkembangan
·         Sensasi dan persepsi
·         Psiskologi kognitif
·         Psikologi kepribadian
·         Psikologi sosial
·         Psikologi industri dan organisasi
·         Psikologi klinis dan konseling
·         Psikologi kesehatan
·         Psikologi komunitas
·         Psikologi sekolah dan pendidikan
·         Psikologi lingkungan
·         Psikologi wanita
·         Psikologi forensic
·         Psikologi Olahraga
·         Psikologi lintas budaya

5. SPIKOLOGI, KESEHATAN dan KESEJAHTRAAN
            Bagainama pikiran berdampak pada tubuh sementara para filsuf telah mendebat antara pikiran dan tubuh selama berabat-abat, psikolog telah mengenali bahwa ke dua aspek manusia ini memiliki hubungan yang rumit.Pikiran dapat memengaruhi tubuh.Cara kita berpikir memiliki implikasi bagi sistem syaraf dan otak kita.Motivasi dan tujuan kita dapat memengaruhi tubuh kita sebagai mana kita berjuang untuk bugar secara fisik dan makan dengan gizi seimbang.

            Bagaimana tubuh berdampak pada pikiran tubuh dapat memiliki pengaruh terhadap pikiran.Kita berpikir secara berbeda ketika tubuh kita sedang beristirahat versus lelah, sehat versus sakit, dan panas versus nyaman.
 

Nona Alviena Published @ 2014 by Ipietoon